Langsung ke konten utama

Antara conello dan donatello

Lagi ngobrol-ngobrol sama ayah di siang bolong yang cerah

Ayah: Siang-siang gini, jadi pengen makan donatello
gw : Apa pak? donatello?
Ayah: iya, itu lho.. es krim yang ada di tv...
gw: (tepok jidat), conello kali pak, bukan donatello..
ayah: oh, conello..kirain donatello
gw: donatello kan nama merk sepatu... -_-'

Untung yang denger cuma bertiga (plus ibu yg lg ikut jalan),,, :D :D :D

Komentar

  1. hmm.. pengen ngepost juga ah.. judulnya antara bungalow dan buffalo.. hahahahaha... :))

    BalasHapus
  2. ayo,.. semangat ngepostnya,..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sleepy Time

Sleepy. Setiap orang pasti pernah mengalami ngantuk. Kadang-kadang, rasa kantuk menyerang di saat yang tidak tepat seperti yang saya alami sekarang. Ngantuk di saat kerja... ugh, so disturbing! But, times still go on,,, terasa ngantuk, tp gak bisa n gak boleh tidur.. what should we do? So, in this situation i prefer to stand up from my chair, reach a mini glass and make a cup coffee!! then, turn on windows media player, hear the music and follow the melody!! yeah, fa..la..la..la..la.. :D It's time to work-again. hehehe.. This is mine, what yours? ^_^ note: Bloging, salah satu selingan untuk menghilangkan rasa ngantuk. hehe :D Salam, muti

Selingan

Sambil nunggu waktu lembur weekend ini (biasanya bisa santai libur.. :D), dan lg keluar uring-uringannya, maka diputuskanlah untuk bloging (lagi. hehehe.). Kali ini cuma mau sharing novel yang baru aja saya baca. Novel karya tere liye, judulnya "Rembulan Tenggelam di Wajahmu". Sebenarnya berawal dari baca review yang dibuat mba Annisa Reswara di blognya catatan mini . Setelah selesai bacanya, saya akui novel ini memang bagus. Gak mau review ulang, karena reviewnya sudah jelas ditulis di blognya catatan mini. :D. Just quotes from this book: " kecil besar nilai perbuatan, hanya langit yang menilai. kecil besar manfaat sebuah perbuatan langit juga yang menilai. bukan berdasarkan manusia yang keterlaluan mencintai dunia." "Rasa sakit yang timbul karena perbuatan aniaya dan menyakitkan itu sementara. Pemahaman dan penerimaan yang tulus dari kejadian itulah yang abadi." Yang tertarik, selamat membaca novelnya.. :) Salam, muti :)

Dapur Ibu

Ibu seringkali indentik dengan dapur. Bagaimana tidak, kebutuhan utama keluarga perihal makanan berasal dari sini. Nah,diantara para anggota keluarga yang paling bisa diandalkan dalam hal masak memasak adalah ibu. Gak heran kalau banyak orang bilang masakan terenak dan makanan yang paling dirindukan adalah makanan buatan ibu. Bagi saya, memasak kadang mengingatkan memory masa lalu. Waktu kecil, saya seringkali bantu ngerusuhin ibu saya di dapur. Apalagi jika menjelang lebaran, sangat ingat hebohnya ibu saya bikin kue kering dan aromanya yang menggoda, sangat menggoda untuk membatalkan puasa. Kekekek. Dulu waktu saya tinggal di Aceh, hari raya Idul Fitri dan Idul Adha disambut sangat meriah. Dari pagi sampai malam kadang tamu bergantian datang, dr mulai tetangga, warga kampung sebelah dan rekan ayah dan ibu saya. Pokoknya rame deh, anak2 juga ikutan hepi, silaturahmi sana sini dari pagi hingga sore, dengan tujuan icip-icip kue lebaran dan yang paling dinanti: "Salam tempel!...